Skema Arus Balik Lebaran 2026

One Way Nasional Jadi One Way Sepenggal, Lalu Lintas Masih Padat Melandai

Lintas24jam.com – Pengaturan arus balik Lebaran 2026 di jalan tol mengalami penyesuaian. Skema one way nasional kini diubah menjadi one way sepenggal seiring kondisi lalu lintas yang masih padat namun mulai melandai di sejumlah ruas tol utama.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pengguna jalan yang masih melakukan perjalanan balik menuju kota asal.

One Way Nasional Diubah Jadi One Way Sepenggal

Sebelumnya, sistem one way nasional diberlakukan secara penuh di jalur utama arus balik. Namun dengan berkurangnya volume kendaraan secara bertahap, pihak kepolisian memutuskan untuk mengubahnya menjadi sistem one way sepenggal di titik-titik tertentu yang masih mengalami kepadatan.

Kapolri: Arus Balik Masih Terkendali dan Aman

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa secara umum arus balik Lebaran 2026 masih dalam kondisi terkendali dan aman.

Menurutnya, meskipun kepadatan kendaraan masih terjadi di beberapa ruas tol, situasi tetap dapat diantisipasi dengan baik berkat rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara dinamis.

“Arus balik sampai saat ini masih terkendali dan relatif aman, meskipun ada kepadatan namun sudah mulai melandai,” ujar Kapolri.

Banyak Pemudik Belum Kembali

Salah satu faktor yang membuat arus balik belum mencapai puncaknya adalah masih banyaknya masyarakat yang belum kembali ke kota asal. Hal ini disebabkan adanya kebijakan cuti bersama, tren Work From Anywhere (WFA), serta kebiasaan masyarakat yang memilih menghabiskan libur hingga akhir pekan.

Dengan kondisi tersebut, pergerakan kendaraan diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, meskipun tidak sepadat puncak arus balik.

Imbauan Tetap Waspada di Perjalanan

Pihak kepolisian tetap mengimbau para pemudik untuk berhati-hati selama perjalanan arus balik. Pengendara diminta menjaga kondisi fisik, mematuhi rambu lalu lintas, serta memanfaatkan rest area secara bijak.

Hda/Dad

Source: korlantas polri https://share.google/4pGpkS8Kn4NowhuPb

Iklan