Fundamental Masih Kuat
Lintas24jam.com – Isu terkait potensi krisis dan resesi ekonomi global turut menyeret kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Namun, Menteri Keuangan Purbaya menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional masih dalam स्थिति yang aman dan terkendali.
Dalam pernyataannya di Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026), Purbaya justru menyoroti tekanan ekonomi yang tengah dialami oleh Amerika Serikat sebagai perbandingan.
“Coba anda lihat sekarang saja Amerika sudah kelabakan kan? 100 dolar saja di sana BBM-nya naik hampir 100%, rakyatnya mulai marah. Makanya si Donald Trump langkahnya agak berbeda kan? Bisa sampai US$ 150? Jatuh Trump sudah. Bukan kita yang jatuh, tetapi di sana. Kalau kita masih dijaga di sini,” ujarnya.
Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Solid
Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan global. Stabilitas makroekonomi, daya beli masyarakat, serta kebijakan fiskal yang terjaga menjadi faktor utama penopang ketahanan ekonomi nasional.
Pemerintah juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil, termasuk pengendalian inflasi dan menjaga nilai tukar rupiah.
Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Dunia
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah potensi kenaikan harga minyak dunia. Namun, Purbaya menilai Indonesia masih mampu bertahan meskipun harga minyak global menyentuh USD 100 per barel dalam enam bulan ke depan.
Dengan strategi subsidi yang tepat serta pengelolaan anggaran yang disiplin, dampak kenaikan harga energi terhadap masyarakat dapat diminimalisir.
Pemerintah Optimistis Hadapi Tantangan Global
Pemerintah Indonesia tetap optimistis menghadapi dinamika ekonomi global yang tidak menentu. Dibandingkan dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Indonesia dinilai memiliki ketahanan yang lebih baik dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik.
Langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar Indonesia tidak terdampak signifikan oleh potensi krisis global.
Dengan kondisi fundamental yang masih kuat, Indonesia diyakini mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun 2026.
Hda/Dad
Source: Kementerian Keuangan https://share.google/4wuuDlLnWeJLQVlHZ



