Nilai Tukar Dolar Hari Ini Selasa 28 April 2026 Turun Tipis

Nilai Tukar Dolar Hari Ini Selasa 28 April 2026 Turun Tipis, Rupiah Masih Tertekan Sentimen Global

Lintas24jam.com – 28 April 2026 – Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini, Selasa (28/4/2026), tercatat di level Rp17.724 per dolar AS, turun tipis dibandingkan penutupan sore kemarin di Rp17.750. Meski mengalami penguatan terbatas, rupiah secara umum masih berada dalam tekanan akibat berbagai sentimen global dan domestik.

Rupiah Melemah di Tengah Ketidakpastian Global

Pergerakan rupiah yang masih lemah tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Investor cenderung bersikap hati-hati di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, terutama dipicu oleh:

  • Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang belum mereda
  • Kekhawatiran perlambatan ekonomi global
  • Penguatan dolar AS sebagai aset safe haven

Situasi ini membuat aliran modal asing cenderung keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, sehingga menekan nilai tukar rupiah.

Kekhawatiran Fiskal Dalam Negeri Jadi Sorotan

Selain faktor eksternal, tekanan terhadap rupiah juga datang dari dalam negeri. Pelaku pasar menyoroti kondisi fiskal pemerintah yang dinilai semakin terbatas. Ruang fiskal yang sempit menimbulkan kekhawatiran terhadap kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global.

Isu pembiayaan defisit anggaran serta kebutuhan belanja negara yang meningkat turut menjadi perhatian investor. Hal ini berkontribusi terhadap pelemahan sentimen terhadap rupiah.

Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Risiko

Konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang memperburuk sentimen pasar. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada stabilitas geopolitik, tetapi juga memicu kenaikan harga energi global, yang pada akhirnya meningkatkan tekanan terhadap negara importir seperti Indonesia.

Kenaikan harga minyak dunia berpotensi memperlebar defisit neraca perdagangan dan menambah beban fiskal pemerintah, sehingga turut memengaruhi nilai tukar rupiah.

Prospek Rupiah ke Depan

Dalam jangka pendek, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan berada dalam tekanan. Pelaku pasar akan mencermati beberapa faktor utama, antara lain:

  • Kebijakan suku bunga bank sentral global
  • Perkembangan konflik geopolitik
  • Data ekonomi domestik dan global
  • Stabilitas fiskal pemerintah Indonesia

Jika sentimen negatif masih mendominasi, rupiah berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

Kesimpulan

Meskipun nilai tukar dolar pagi ini menunjukkan penurunan ke Rp17.724, kondisi rupiah belum sepenuhnya stabil. Tekanan dari ketidakpastian global, kekhawatiran fiskal, serta konflik Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan mata uang Garuda.

Hda/Dad

Baca Juga

Harga Emas Hari Ini Kompak Turun

Iklan