Bosnia Kubur Mimpi Italia Ke Piala Dunia 2026

Italia Gagal Lolos Piala Dunia 3 kali beruntun, Bosnia Menang Adu Penalti 4-1 Usai Imbang 1-1

Lintas24jam.com – Kekalahan menyakitkan harus diterima Timnas Italia saat menghadapi Timnas Bosnia dan Herzegovina dalam laga yang berlangsung sengit. Italia yang tampil dengan skuad terbaik harus mengakui keunggulan Bosnia lewat drama adu penalti dengan skor 1-4, setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Gli Azzurri yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026 walaupun sempat tampil dominan di awal pertandingan. Namun, kartu merah dan kurangnya efektivitas di lini depan menjadi faktor utama kegagalan Italia mengamankan kemenangan.

Italia Unggul Cepat di Babak Pertama

Sejak peluit awal dibunyikan, Italia langsung tampil menekan. Permainan agresif mereka membuahkan hasil cepat di menit ke-15. Berawal dari kesalahan kiper Bosnia, Vasilj yang gagal mengantisipasi bola dengan sempurna, peluang emas langsung dimanfaatkan oleh lini serang Italia.

Nicolò Barella dengan sigap merebut bola dan memberikan umpan matang kepada Moise Kean. Tanpa membuang waktu, Kean langsung melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper Bosnia. Gol tersebut membawa Italia unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Italia terus mengontrol jalannya pertandingan. Penguasaan bola dan tekanan yang konsisten membuat Bosnia kesulitan mengembangkan permainan di sepanjang babak pertama.

Kartu Merah Bastoni Jadi Titik Balik

Petaka bagi Italia datang di menit ke-40. Bek andalan mereka, Alessandro Bastoni, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung.

Bastoni dianggap melakukan pelanggaran krusial dengan menghalangi pemain Bosnia yang sudah berada dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Gianluigi Donnarumma. Keputusan wasit ini mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.

Bermain dengan 10 orang membuat Italia terpaksa menurunkan intensitas serangan dan lebih fokus bertahan. Bosnia pun mulai menemukan ritme permainan mereka dan perlahan mengambil alih kendali laga.

Bosnia Bangkit di Babak Kedua

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Bosnia. Mereka terus menekan lini pertahanan Italia yang mulai terlihat kelelahan.

Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-79. Berawal dari bola udara, striker veteran Edin Džeko berhasil memenangkan duel dan melepaskan sundulan keras. Meski sempat ditepis oleh Donnarumma, bola rebound tidak berhasil diamankan dengan sempurna.

Situasi tersebut langsung dimanfaatkan oleh pemain Bosnia Tabakovic yang sigap menyambar bola liar menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Babak Tambahan Tanpa Gol

Memasuki babak perpanjangan waktu, kedua tim bermain lebih hati-hati. Italia yang kekurangan pemain lebih banyak bertahan, sementara Bosnia kesulitan menembus rapatnya lini belakang lawan.

Meski beberapa peluang tercipta, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Adu Penalti: Bosnia Tampil Sempurna

Dalam babak adu penalti, Bosnia tampil jauh lebih tenang dan efektif. Empat penendang mereka sukses menjalankan tugas dengan sempurna.

Sebaliknya, Italia tampil di bawah tekanan. Salah satu penendang mereka, Francesco Pio Esposito, gagal mencetak gol setelah tendangannya tidak mampu menaklukkan kiper Bosnia.

Hasil akhir adu penalti pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Bosnia, memastikan mereka melaju ke piala dunia sekaligus menyingkirkan Italia secara dramatis.

Evaluasi untuk Italia

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Italia. Meski dihuni oleh nama besar di sepak bola internasional ini adalah kali ketiga italia gagal tampil di piala dunia beruntun. Gennaro gatusso yang sempat gugup di awal kualifikasi tetap mampu menampilkan italia dengan skuad terbaik. Pertandingan melawan bosnia diawal italia cukup dominan tetapi mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah kehilangan satu pemain penting.

Disiplin dan efektivitas menjadi catatan utama yang harus segera dibenahi jika Italia ingin kembali tampil kompetitif di putaran kualifikasi piala dunia selanjutnya.

Di sisi lain, Bosnia menunjukkan mentalitas kuat dan ketenangan luar biasa, terutama saat adu penalti. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka adalah tim level piala dunia dan bukan lawan yang bisa dianggap remeh di level internasional.

Susunan Pemain:

Bosnia: Vasilj; Memic, Muharemovic, Katic, Kolasinac; Sunjic, Dedic, Basic; Bajraktarevic, Demirovic, Dzeko.

Italia: Donnarumma; Mancini, Bastoni, Calafiori; Locatelli, Barella, Tonali, Dimarco, Politano, Kean, Retegui.

Iklan