Rabu 22 April 2026 : Harga Minyak Dunia Naik

Harga Minyak Dunia Naik, WTI Tembus 90 Dolar dan Brent Dekati 100 Dolar per Barel

Harga Minyak Hari Ini Mendekati 100 Dolar per Barel

Lintas24jam.com – Harga minyak dunia kembali menunjukkan tren kenaikan signifikan pada Rabu, 22 April 2026. Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) tercatat di level 90,204 dolar per barel, sementara Brent berada di 99,11 dolar per barel.

Kenaikan ini menandai bahwa harga minyak global semakin mendekati level psikologis 100 dolar per barel, yang menjadi perhatian utama pasar energi dunia.

Konflik Iran vs AS-Israel Jadi Pemicu Utama

Lonjakan harga minyak tidak lepas dari eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ketegangan geopolitik ini memicu kekhawatiran serius terhadap gangguan pasokan energi global.

Menurut laporan terbaru, konflik tersebut bahkan disebut sebagai salah satu krisis energi terbesar dalam sejarah modern karena dampaknya terhadap distribusi minyak dunia

Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar meningkatkan premi risiko, sehingga harga minyak terus terdorong naik.

Dampak Penutupan Selektif Selat Hormuz

Salah satu faktor paling krusial dalam kenaikan harga minyak adalah gangguan di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute utama distribusi minyak global yang mengalirkan sekitar 20% pasokan dunia.

Penutupan selektif dan pembatasan lalu lintas kapal di kawasan tersebut menyebabkan terganggunya distribusi energi. Kondisi ini langsung berdampak pada lonjakan harga minyak di pasar internasional

Bahkan, setiap gangguan kecil di Selat Hormuz terbukti mampu memicu lonjakan harga secara signifikan.

Harga Minyak Semakin Volatil di Tengah Ketidakpastian

Pergerakan harga minyak saat ini sangat fluktuatif. Dalam beberapa sesi terakhir, harga sempat melonjak mendekati 100 dolar per barel akibat ketidakjelasan arah negosiasi antara AS dan Iran

Data terbaru juga menunjukkan Brent sempat menyentuh kisaran 98 dolar dan WTI di atas 92 dolar dalam beberapa hari terakhir

Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik.

Prediksi Analis: Minyak Berpotensi Tembus 100 Dolar

Sejumlah analis memprediksi harga minyak berpotensi menembus level 100 dolar per barel dalam waktu dekat, bahkan bisa terjadi dalam pekan depan jika eskalasi konflik terus meningkat.

Risiko pasokan yang terganggu, ditambah belum adanya kepastian damai antara pihak-pihak yang berkonflik, menjadi faktor utama yang mendorong proyeksi kenaikan ini.

Jika situasi memburuk, bukan tidak mungkin harga minyak kembali ke level tertinggi seperti yang pernah terjadi sebelumnya di atas 100 dolar per barel

Dampak Global dan Kekhawatiran Ekonomi

Kenaikan harga minyak berpotensi memberikan dampak luas terhadap ekonomi global, antara lain:

  • Meningkatnya inflasi akibat kenaikan harga energi
  • Tekanan terhadap biaya produksi dan distribusi
  • Risiko perlambatan ekonomi global
  • Kenaikan harga BBM di berbagai negara

Dengan kondisi ini, banyak negara mulai bersiap menghadapi potensi krisis energi yang lebih besar.

Kesimpulan

Harga minyak dunia yang kini berada di kisaran 90–99 dolar per barel mencerminkan tingginya tekanan geopolitik global. Konflik Iran vs AS-Israel serta gangguan di Selat Hormuz menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga.

Dengan tren yang terus menguat, harga minyak diperkirakan akan segera menembus 100 dolar per barel jika situasi tidak kunjung mereda.

HDA/Dad

Baca Juga :

IHSG Hari Ini Selasa 21 April 2026 Dibuka Turun 0,8% ke 7.533,23

Iklan