Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Larijani Tewas dalam Serangan AS–Israel
Lintas24jam.com – TEHERAN – Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi target serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Dewan Keamanan Nasional Iran, sebagaimana dilaporkan kantor berita internasional AFP dan sejumlah media global.
Kematian Larijani menjadi pukulan besar bagi struktur kepemimpinan Iran di tengah konflik yang semakin memanas antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat dan Israel.
Serangan Udara di Teheran
Menurut laporan AFP, Ali Larijani tewas dalam serangan udara yang menghantam sebuah lokasi di Teheran pada Selasa (17/3/2026) waktu setempat. Serangan tersebut disebut-sebut merupakan operasi militer yang menargetkan pejabat tinggi keamanan Iran.
Dewan Keamanan Nasional Iran kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang memastikan bahwa Larijani meninggal dunia akibat serangan tersebut. Ia dilaporkan tewas bersama beberapa pengawal yang berada di lokasi saat serangan terjadi.
Serangan ini menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus meningkat antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa pekan terakhir.
Sosok Penting dalam Politik dan Keamanan Iran
Ali Larijani dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam pemerintahan Iran. Ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sejak Agustus 2025 setelah ditunjuk oleh Presiden Masoud Pezeshkian.
Sebelum memegang jabatan tersebut, Larijani memiliki karier politik panjang di Iran, di antaranya:
- Ketua Parlemen Iran selama tiga periode (2008–2020)
- Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam
- Kepala penyiaran nasional Iran (IRIB)
- Negosiator utama Iran dalam isu nuklir
Dalam beberapa bulan terakhir, Larijani disebut memainkan peran penting dalam strategi keamanan dan politik Iran, terutama setelah meningkatnya konflik regional di Timur Tengah.
Tokoh Kunci dalam Konflik Iran–AS–Israel
Kematian Ali Larijani terjadi di tengah perang yang terus berkecamuk antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Konflik ini telah menewaskan ribuan orang dalam beberapa minggu terakhir serta mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah.
Larijani juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang mengambil sikap keras terhadap Barat setelah meningkatnya tekanan militer dan ekonomi terhadap Iran.
Dalam sejumlah pernyataannya sebelumnya, ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Dampak Besar bagi Politik Iran
Analis menilai kematian Ali Larijani berpotensi memicu perubahan besar dalam struktur kekuasaan Iran. Ia dianggap sebagai figur kunci yang menghubungkan elite politik, militer, serta aparat keamanan negara.
Kepergian Larijani juga terjadi setelah beberapa pejabat tinggi Iran dilaporkan tewas dalam serangkaian serangan yang menargetkan pusat-pusat kekuatan di negara tersebut.
Situasi ini membuat ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat, dengan banyak negara memantau kemungkinan balasan dari Iran terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Dunia Internasional Soroti Eskalasi Konflik
Sejumlah negara dan organisasi internasional menyatakan kekhawatiran atas meningkatnya eskalasi konflik yang berpotensi memperluas perang di kawasan Timur Tengah.
Para pengamat menilai bahwa tewasnya tokoh penting seperti Ali Larijani dapat mempercepat eskalasi konflik dan memicu langkah balasan dari Iran.
Hingga saat ini, pemerintah Iran belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menggantikan posisi Larijani sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional.
Hda/Dad
Source: Kompas.com https://share.google/8QfQsKvT7WGO5PPLN



