Harga Emas Antam Turun Rp4.000 Jadi Rp2.789.000

Harga Emas Antam Turun Rp4.000 Jadi Rp2.789.000 pada 4 Mei 2026, Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Lintas24jam.com – Jakarta, 4 Mei 2026 – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan tipis pada perdagangan hari ini, Senin (4/5/2026). Harga jual emas tercatat berada di level Rp2.789.000 per gram, turun sebesar Rp4.000 dibandingkan harga pada pekan sebelumnya.

Meski mengalami koreksi, emas masih menunjukkan ketahanan sebagai instrumen investasi di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.

Emas Tetap Stabil di Tengah Geopolitik

Penurunan harga emas Antam tergolong moderat jika dibandingkan dengan fluktuasi tajam yang terjadi pada instrumen investasi lain seperti saham maupun mata uang.

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, emas tetap menjadi aset safe haven yang diminati investor. Hal ini membuat pergerakan harga emas cenderung stabil dan tidak terlalu tertekan.

Dipengaruhi Sentimen Global

Harga emas global saat ini masih dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain:

  • Ketidakpastian geopolitik dunia
  • Inflasi global yang belum sepenuhnya terkendali
  • Kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia
  • Penguatan dolar AS

Ketika dolar AS menguat, harga emas biasanya mengalami tekanan karena menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Namun, permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai tetap menjaga harga agar tidak jatuh terlalu dalam.

Emas vs Instrumen Investasi Lain

Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, emas dinilai lebih stabil dibandingkan instrumen lain seperti saham atau kripto yang cenderung volatil.

Emas sering dipilih investor karena:

  • Nilainya relatif tahan terhadap inflasi
  • Minim risiko dibandingkan aset berisiko tinggi
  • Likuid dan mudah diperjualbelikan
  • Cocok untuk investasi jangka panjang

Prospek Harga Emas ke Depan

Ke depan, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif namun cenderung stabil selama ketidakpastian global masih berlangsung.

Jika konflik geopolitik meningkat atau inflasi kembali naik, harga emas berpotensi menguat. Sebaliknya, jika kondisi global membaik dan suku bunga mulai turun, emas bisa mengalami tekanan.

Kesimpulan:

Penurunan harga emas Antam sebesar Rp4.000 menjadi Rp2.789.000 per gram pada 4 Mei 2026 menunjukkan koreksi wajar di tengah dinamika pasar global. Meski demikian, emas tetap menjadi pilihan investasi yang relatif aman dan stabil di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Hda/Dad

Baca Juga :

Dolar AS Tembus Rp17.819 pada 4 Mei 2026