Harga Minyak Dunia WTI USD 88 dan Brent USD 95 /Barel

Harga Minyak Dunia Hari Ini Senin 20 April 2026: WTI di USD 88,765 dan Brent USD 95,198 per Barel, Masih Tinggi di Tengah Konflik

Lintas24jam.com – Harga minyak dunia pada Senin, 20 April 2026 menunjukkan tren mulai stabil di bawah level USD 100 per barel. Tercatat:

Minyak WTI: USD 88,765 per barel

Minyak Brent: USD 95,198 per barel

Level ini menandakan adanya koreksi harga setelah sebelumnya sempat melonjak tajam akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Turun dari Level USD 100, Tapi Masih Tinggi

Harga minyak kini memang sudah turun dari posisi di atas USD 100 per barel yang terjadi beberapa waktu lalu akibat blokade jalur energi global.

Namun demikian, harga saat ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kondisi sebelum konflik, di mana minyak dunia berada di kisaran di bawah USD 70 per barel.

Artinya, meskipun terjadi penurunan, tekanan terhadap pasar energi global masih belum sepenuhnya reda.

Dampak Dibukanya Selat Hormuz Secara Selektif

Salah satu faktor utama turunnya harga minyak adalah kebijakan Iran yang mulai membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia.

Pembukaan ini:

  • Mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan global
  • Membuat harga minyak sempat terkoreksi tajam
  • Memberikan sinyal stabilisasi pasar

Namun, pembukaan tersebut tidak sepenuhnya bebas. Iran tetap memberlakukan pembatasan selektif dan tarif bagi kapal yang melintas, sehingga biaya distribusi energi masih tinggi dan menahan penurunan harga lebih lanjut.

Bahkan sebelumnya, pembukaan selat ini sempat membuat harga minyak turun cukup dalam hingga di bawah USD 90 per barel.

Ketidakpastian Masih Membayangi Pasar

Meski ada kabar pembukaan jalur pelayaran, pasar tetap berhati-hati. Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya masih memicu fluktuasi harga minyak yang cukup tajam.

Laporan terbaru menunjukkan:

Harga minyak masih berfluktuasi di kisaran USD 88–96 per barel

Ketegangan militer dan gangguan kapal tanker masih terjadi

Kepercayaan pelaku pasar terhadap keamanan jalur energi belum pulih sepenuhnya

Dampak ke Ekonomi Global

Harga minyak yang masih tinggi berdampak luas terhadap ekonomi global, antara lain:

  • Mendorong kenaikan harga BBM di berbagai negara
  • Meningkatkan tekanan inflasi
  • Membebani negara importir energi, termasuk di Asia

Selain itu, volatilitas harga energi juga memengaruhi pasar keuangan dan kebijakan ekonomi di berbagai negara.

Prospek Harga Minyak Dunia

Ke depan, harga minyak dunia akan sangat dipengaruhi oleh:

  • Stabilitas keamanan di Selat Hormuz
  • Kelanjutan konflik geopolitik
  • Kebijakan produksi negara-negara produsen minyak

Jika konflik mereda dan distribusi kembali normal, harga minyak berpotensi turun lebih lanjut. Namun, jika ketegangan meningkat, harga bisa kembali melonjak.

Kesimpulan

Harga minyak dunia pada 20 April 2026 berada di level USD 88,765 (WTI) dan USD 95,198 (Brent), mulai turun dari level USD 100 per barel. Meski demikian, harga masih tergolong tinggi dibanding sebelum konflik.

Pembukaan Selat Hormuz secara selektif membantu meredakan tekanan, tetapi tarif dan ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor utama yang menahan penurunan harga minyak.

Hda/Dad

Baca Juga :

Perang Iran vs AS–Israel Memasuki Hari ke-50

Iklan