Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1447 H Hari Ini, Menteri Agama Pimpin Langsung
Lintas24jam.com – Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah melalui pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (17/5/2026).
Sidang penting tersebut akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat, dan menjadi penentu resmi awal bulan Zulhijah yang sekaligus berkaitan erat dengan penetapan Hari Raya Iduladha 1447 H.
Mengacu pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, sidang isbat akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.
Proses sidang akan dilakukan secara musyawarah mufakat dengan melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari perwakilan organisasi masyarakat Islam, Majelis Ulama Indonesia, para ahli astronomi dan falak, hingga jajaran Komisi VIII DPR RI.
Sidang Isbat Jadi Penentu Awal Zulhijah 1447 Hijriah
Sidang isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menetapkan awal bulan Hijriah melalui perpaduan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pemantauan hilal).
Kementerian Agama akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia sebelum kemudian dibahas bersama seluruh peserta sidang.
Setelah dilakukan kajian ilmiah dan musyawarah bersama, hasil sidang akan diumumkan kepada publik sebagai dasar penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah.
Keputusan tersebut sangat dinantikan umat Islam karena menjadi acuan pelaksanaan puasa sunnah Arafah, Hari Raya Iduladha, serta penyembelihan hewan kurban.
Menteri Agama Nasaruddin Umar Pimpin Langsung Sidang
Sebagaimana tradisi dalam beberapa tahun terakhir, Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar akan memimpin langsung jalannya sidang.
Kehadiran Menteri Agama dinilai penting untuk memastikan proses berjalan objektif, ilmiah, dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima seluruh elemen masyarakat.
Nasaruddin Umar selama ini dikenal konsisten mendorong pendekatan moderat dan dialogis dalam penetapan kalender Islam nasional.
Pemerintah berharap hasil sidang isbat dapat memperkuat persatuan umat di tengah kemungkinan adanya perbedaan metode penentuan awal bulan oleh sebagian organisasi Islam.
Libatkan Ormas Islam dan Pakar Astronomi
Sidang isbat juga melibatkan sejumlah organisasi Islam besar di Indonesia untuk memastikan keputusan diambil secara inklusif.
Selain itu, para pakar astronomi dan ahli falak dari berbagai lembaga pendidikan serta observatorium nasional turut memberikan paparan ilmiah terkait posisi hilal.
Keterlibatan banyak pihak ini menjadi bagian dari upaya menjaga kredibilitas dan transparansi penetapan kalender Hijriah nasional.
Penetapan Awal Zulhijah Tentukan Jadwal Iduladha 2026
Jika hilal dinyatakan terlihat dan memenuhi kriteria imkanur rukyat, maka awal Zulhijah akan langsung ditetapkan.
Dari keputusan itulah kemudian dapat dipastikan tanggal:
1 Zulhijah 1447 H
9 Zulhijah (Puasa Arafah)
10 Zulhijah (Hari Raya Iduladha 2026)
Masyarakat pun diimbau menunggu pengumuman resmi pemerintah usai sidang selesai agar tidak terjadi simpang siur informasi.
Publik Menanti Pengumuman Resmi Kemenag
Sidang isbat selalu menjadi perhatian besar umat Islam di Indonesia setiap menjelang hari besar keagamaan.
Selain menyangkut ibadah, keputusan tersebut juga berdampak pada penyesuaian aktivitas sosial, pendidikan, hingga agenda libur nasional.
Pemerintah memastikan hasil sidang akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat sesaat setelah musyawarah selesai.
Dengan digelarnya sidang isbat hari ini, umat Islam Indonesia kini menantikan kepastian resmi awal Zulhijah 1447 Hijriah sebagai penanda dimulainya rangkaian ibadah Idul Adha tahun 2026.
Hda/Dad



